“Agihan Erodibilitas Tanah pada Penggunaan Lahan Tegalan dan Perkebunan di Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso “

“Dhimas Bagus Virgiawan, Juarti, Sudarno Herlambang

Permasalahan dalam mengelola lahan yang sering terjadi adalah erosi yang tidak terkendali. Salah satu faktor penyebab erosi adalah erodibilitas. Erodibilitas adalah kemudahan tanah untuk tererosi. Kemudahan tanah tererosi pada lahan pertanian dan perkebunan sangat bervariasi. Sehingga perlu adanya upaya untuk melindungi tanah dari kerusakan akibat erosi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik fisik dan agihan erodibilitas tanah pada berbagai penggunaan lahan di Kecamatan Sumberwringin Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode survey. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi, observasi, dan uji laboratorium. Analisis data menggunakan rumus erodibilitas kemudian indeks erodibilitas diklasifikasikan berdasarkan nilai erodibilitas di Indonesia oleh Utomo (1985). Hasil penelitian menunjukan bahwa nilai erodibilitas lahan: sawah sebesar 0,21 (sedang) tersebar di 2 desa, tegalan sebesar 0,29 (agak tinggi) tersebar di 3 desa, kebun sebesar 0,34 (tinggi) tersebar di 5 desa.

Kata kunci: Agihan, erodibilitas tanah, tegalan, perkebunan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*