20 November 2023 Malang, Indonesia – Dalam pertemuan ilmiah yang menarik perhatian banyak pihak, Prof. Batchuluun Yembuu dari Mongolian National University of Education, seorang pakar terkemuka di bidang pendidikan geografi, berbagi wawasan mendalam dan inovatif dengan mahasiswa program doktoral pendidikan Geografi di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang.

Dalam diskusi yang penuh gairah dan inspiratif, Prof. Yembuu mengungkapkan pandangannya tentang pentingnya riset desertasi dalam pendidikan geografi. “Kita berada di ambang revolusi pendidikan geografi,” ujar Prof. Yembuu, dan para mahasiswa ini adalah pelopor yang akan membawa kita ke era baru pemahaman geografis.”

Diskusi ini tidak hanya sekedar pertukaran ide, tetapi juga menjadi ajang kolaborasi intelektual antara dua institusi pendidikan terkemuka. Mahasiswa program doktoral pendidikan Geografi dari Universitas Negeri Malang terlihat sangat antusias, mengajukan pertanyaan yang menantang dan memberikan perspektif baru yang memperkaya diskusi.

Salah satu topik hangat yang dibahas adalah bagaimana riset desertasi dapat berkontribusi dalam mengatasi isu-isu geografis kontemporer, seperti perubahan iklim dan pembangunan berkelanjutan. Prof. Yembuu menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin dalam riset geografi, menggabungkan ilmu pengetahuan alam dan sosial untuk mencapai solusi yang komprehensif.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan wawasan akademis, tetapi juga memperkuat jaringan internasional di antara para akademisi dan peneliti. “Ini adalah langkah besar dalam membangun jembatan pengetahuan antara Mongolia dan Indonesia,” kata salah satu peserta diskusi.

Pertemuan ini menandai sebuah momen penting dalam dunia pendidikan geografi, menunjukkan bagaimana kolaborasi internasional dapat membuka jalan bagi inovasi dan pemahaman yang lebih dalam. Kita semua menantikan kontribusi lebih lanjut dari Prof. Yembuu dan para mahasiswa doktoral ini dalam memajukan bidang pendidikan geografi.